Jumat, 12 Desember 2025 – Universitas Mataram (Unram) melaksanakan kegiatan reviu Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen universitas dalam mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan melibatkan jajaran pimpinan universitas serta unit-unit strategis yang berperan langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pengawasan.
Kegiatan reviu RBA 2026 dihadiri oleh Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Tim Biro Perencanaan, Tim Biro Keuangan dan Umum, Dewan Pengawas, serta Satuan Pengawasan Internal (SPI) Unram. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam memastikan bahwa dokumen RBA disusun secara komprehensif, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan strategis universitas.
Agenda utama kegiatan adalah pembahasan substansi RBA Tahun 2026, yang meliputi keterkaitan antara program, kegiatan, dan alokasi anggaran. Dalam proses reviu, seluruh peserta secara aktif menelaah kesesuaian rencana anggaran dengan visi, misi, serta tujuan strategis Unram, termasuk keterkaitannya dengan Rencana Strategis (Renstra) Universitas dan kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi.
Dalam pembahasan tersebut, ditekankan bahwa RBA tidak hanya diposisikan sebagai dokumen administratif, melainkan sebagai instrumen strategis yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja institusi. Oleh karena itu, penyusunan RBA 2026 diharapkan mampu secara nyata mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, baik yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penguatan tata kelola, maupun peningkatan layanan kepada pemangku kepentingan.
Selain itu, reviu juga difokuskan pada upaya memastikan bahwa perencanaan anggaran disusun secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, dengan memperhatikan kemampuan keuangan BLU serta prioritas program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kinerja universitas. Dalam konteks ini, peran Dewan Pengawas dan SPI menjadi penting untuk memberikan pandangan independen, masukan, serta rekomendasi agar perencanaan anggaran tetap berada dalam koridor kepatuhan, transparansi, dan akuntabilitas.
Melalui kegiatan reviu RBA 2026 ini, Unram berharap proses perencanaan anggaran ke depan semakin berkualitas, adaptif terhadap dinamika kebijakan, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan perguruan tinggi negeri BLU. Reviu ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Unram dalam menerapkan good university governance, di mana perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran dilakukan secara terintegrasi dan berorientasi pada hasil.
Dengan tersusunnya RBA 2026 yang matang dan terukur, Unram optimistis dapat melaksanakan program dan kegiatan pada tahun anggaran mendatang secara lebih optimal, sehingga mampu mendukung pencapaian target kinerja universitas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan dan tata kelola Unram.
